Thursday, May 7, 2009

Menkes Canangkan Eliminasi Malaria


Print E-mail
07 May 2009
Menteri Kesehatan RI Dr. dr. Siti Fadilah Supari, Sp.JP(K) mencanangkan eliminasi malaria pada puncak peringatan Hari Malaria Sedunia ke-2 yang diseleranggarakan di kantor Departemen Kesehatan, Rabu tanggal 6 Mei 2009. Pada kesempatan itu juga diserahkan secara simbolis Surat Keputusan Menteri Kesehatan tentang Eliminasi Malaria kepada Wakil Gubernur DKI Jakarta; Prijanto, Kepala Dinas Kesehatan Papua; dr. Bagus Sukaswara, dan Kepala Dinas Kesehatan N.A.D; dr. T.M. Tayeb mewakili gubernur seluruh Indonesia

Kebijakan eliminasi malaria ini adalah kebijakan yang bertujuan untuk melakukan upaya pembasmian malaria secara bertahap di Indonesia, yaitu eliminasi di DKI, Bali, Barelang Binkar pada tahun 2010. Eliminasi Jawa, NAD, Kepri pada tahun 2015. Eliminasi Sumatera, NTB, Kalimantan, Sulawesi pada tahun 2020. Serta eliminasi Papua, Papua Barat, Maluku, Maluku Utara, NTT pada tahun 2030.

Menkes dalam sambutan yang dibacakan Prof. Tjandra Yoga menyatakan bahwa upaya penanggulangan malaria di Indonesia sejak 50 tahun yang lalu. Tepatnya tanggal 12 November 1959 dicanangkan Komando Pembasmian Malaria (KOPEM) yang ditandai dengan penyemprotan rumah untuk memberantas nyamuk penular malaria oleh Presiden pertama RI, Soekarno di Yogyakarta. Gerakan ini berhasil menurunkan jumlah kasus malaria secara bermakna. Selanjutnya kegiatan ini dilakukan secara terus menerus walaupun sempat terjadi re-emerging (peningkatan kembali jumlah kasus) karena resesi ekonomi yang menyebabkan terbatasnya dana dan sarana untuk melakukan pemberantasan malaria.

Pemerintah memahami penderitaan masyarakat akibat penyakit malaria. Oleh karena itu pemerintah terus melakukan upaya intensif untuk mengeliminasinya. Bahkan pada peringatan Hari Malaria Sedunia ke-1 tanggal 25 April 2008, Presiden RI, Susilo Bambang Yudhoyono menekankan kembali pentingnya upaya untuk terus meningkatkan kesadaran dan kewaspadaan terhadap malaria. Upaya itu dilakukan melalui peningkatan pendidikan, edukasi, sosialiasi dan advokasi kepada masyakarat luas, peningkatan pengetahuan dan keterampilan petugas dalam perawatan dan pengobatan malaria, serta pemeliharaan lingkungan agar tidak menjadi sarang nyamuk malaria.

Menkes mengatakan bahwa peringatan Hari Malaria Sedunia ke-2 dengan tema; Menuju Indonesia Bebas Malaria dan sub-tema Bebas Malaria : Prestasi Seluruh Anak Bangsa ; Bebas Malaria, Rakyat Sehat, Kualitas Bangsa Meningkat, dan Bebas Malaria, Jangan Hanya Bicara, Berantas Segera bertujuan untuk meningkatkan komitmen dan kinerja semua unsur terkait menuju Indonesia Bebas Malaria.

“Mengeliminasi malaria harus dilakukan dengan kerjasama dan semangat kemitraan serta menjadi bagian integral dari pembangunan nasional karena terkait dengan berbagai aspek seperti aspek parasit, aspek lingkungan dan perilaku masyarakat, serta aspek vektor/nyamuk”, ujar Menkes.

Pada kesempatan tersebut, Menkes mengharapkan agar kegiatan yang dilakukan tingkat pusat, provinsi, dan kabupaten/kota dapat terkoordinasi dengan baik dan mendapat dukungan dari semua pihak yang terkait sehingga mempunyai gaung yang luas dan daya ungkit yang tinggi dalam menuju Indonesia Bebas Malaria.

Dirjen P2PL Depkes/ Ketua Panitia Peringatan Hari Malaria Sedunia ke-2 RI, Prof. dr. Tjandra Yoga Aditama menyatakan bahwa pada event ini juga diadakan workshop dengan tema “Indonesia Menuju Eliminasi Malaria” dengan nara sumber: Wakil Gubernur DKI Jakarta, Kepala Dinas Kesehatan Papua, Kepala Dinas Kesehatan NAD, Prof. Ascobat Gani dari Universitas Indonesia, serta Kepala Pusat Kesehatan Mabes TNI.

Melalui workshop ini diharapkan seluruh peserta dapat memahami arti penting pemberantasan malaria sampai dengan titik eliminasi baik dari segi aspek teknis maupun non teknis. Demikian pula dengan kebijakan pemerintah daerah mengenai kesiapan eliminasi malaria sehingga secara komprehensif diperoleh gambaran tentang urgensinya pemberantasan malaria sampai titik nol.


Source: http://www.depkes.go.id/index.php?option=news&task=viewarticle&sid=3427

Foto Kantor

Foto Kantor

MANTAN-MANTAN KEPALA KKP MEDAN