Sunday, March 1, 2009

Depkes No. 4 dari 10 Instansi dengan LAKIP Terbaik

27 Feb 2009

Departemen Kesehatan memperoleh predikat Nomor 4 dari 10 instansi pemerintah dengan Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (LAKIP) terbaik yang diberikan Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara Selasa lalu (24/2).

Penghargaan LAKIP terbaik mencerminkan tingkat akuntabilitas terhadap kinerja yang telah dicapai masing-masing instansi setelah melalui penilaian terhadap lima komponen besar manajemen kinerja, yakni perencanaan, pengukuran, pelaporan, evaluasi, dan capaian kinerja. Penilaian dilakukan terhadap 74 instansi pemerintah pusat di bulan Oktober hingga November 2008.

"Departemen Kesehatan mengapresiasi penghargaan ini, karena kami berpegang teguh pada prinsip-prinsip tata kelola yang baik (good governance) dan keberpihakan pada rakyat serta selalu mendorong upaya perbaikan dan peningkatkan kinerja internal, sehingga semua kebijakan dan program prioritas dan terobosan yang dilakukan Depkes selalu dapat diukur, dipertanggungjawabkan dan dapat dirasakan manfaatnya oleh rakyat," kata Menteri Kesehatan Dr. dr. Siti Fadilah Supari Sp.JP(K) menanggapi penghargaan LAKIP tersebut.

Menteri Kesehatan menambahkan, prinsip-prinsip tersebut juga berlaku pada pengelolaan program pembangunan kesehatan seperti Jamkesmas dan program-program lainnya termasuk dalam pengadaan barang dan jasa serta berjalannya sistem pengawasan keuangan.

Ditambahkannya, sistem pengawasan dan pembinaan keuangan Departemen Kesehatan dilakukan baik oleh pengawas internal, yaitu Inspektorat Jenderal dan BPKP juga dilakukan oleh pengawasana eksternal yakni Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).

Secara khusus di awal tahun 2008, Menkes telah menyampaikan surat kepada Ketua BPK RI untuk melakukan pemeriksaan pada seluruh proses Pengadaan Barang dan Jasa yang telah dilakukan oleh semua unit-unit kerja pada proses pengadaan barang dan jasa di lingkungan di Departemen Kesehatan pada proses pengadaan barang dan jasa tahun anggaran 2007.

Dalam kaitan dengan penyelidikan KPK terhadap dugaan korupsi dalam proyek pengadaan rontgen pada tahun 2005, Depkes menyerahkan sepenuhnya kepada proses hukum.

Mengenai banyaknya berita di media KPK datangi Departemen Kesehatan tanggal 24 Februari 2009, itu tidak benar, karena tanggal 24 Februari 2009 tidak ada KPK yang datang, kendati wartawan sudah berkumpul di Depkes sejak pukul 10.00.

Berita ini disiarkan oleh Pusat Komunikasi Publik Setjen Depkes RI. Untuk informasi lebih lanjut dapat menghubungi telp./fax. 52907416-19 /529-21669, 5223002 atau email puskom. publik@yahoo.co.id.


 

Sumber : http://www.depkes.go.id/index.php?option=news&task=viewarticle&sid=3342

Friday, October 31, 2008

Bandara Polonia Masih Semrawut

Sabtu, 1 November 2008 | 00:24 WIB

Medan, Kompas - Layanan di Bandara Internasional Polonia, Medan dikeluhkan pengguna jasa bandara. Meskipun bertaraf internasional, layanan bandara masih semrawut.

Pantauan Kompas dalam beberapa kesempatan menunjukkan, begitu masuk ke terminal kedatangan, masih banyak portir yang mengerumuni penumpang. Layanan troli juga tidak tersedia gratis, tetapi dijaga oleh portir.

Sejumlah penumpang mengaku enggan menggunakan troli karena justru takut dengan petugas portir.

Sementara taksi parkir hingga di depan pintu terminal kedatangan. Sedangkan penumpang yang dijemput harus berjalan jauh hingga ke lokasi parkir.

Kepala Cabang Angkasa Pura II Bandara Polonia Medan Alexius Kismoyo mengakui bahwa kondisi Bandara Polonia memang masih semrawut. "Kami sudah memulai membenahi sedikit demi sedikit. Jika ada masukan kami terima dengan gembira," tutur Alexius, Kamis (30/10) petang di kantornya.

Menurut Alex, troli di terminal kedatangan hanya tersedia 250 buah. Alex mengakui cukup sulit untuk mengatur portir agar tidak masuk ke terminal kedatangan dan tidak menguasai troli. "Kami sudah membatasi hanya ada 10 portir yang masuk ke terminal kedatangan," tutur Alex.

Pihak bandara juga tengah menata empat armada taksi yang beroperasi di halaman parkir bandara. Alex mengatakan, dia tengah mengupayakan pengaturan lahan parkir taksi di halaman bandara sehingga nantinya pengguna taksi pun perlu jalan kaki hingga ke lokasi parkir taksi seperti penumpang yang dijemput lainnya. "Kami berencana memanggil pengusaha taksi supaya bisa bekerja sama dengan kami agar bandara lebih teratur," lanjut Alex.

Alex mengakui dugaan adanya petugas bandara yang terlibat dalam bisnis jasa dalam bandara.

"Saya menduga ada mafia di sekeliling terminal kedatangan karena sangat sulit untuk membuat kawasan terminal bersih," tutur dia. Namun, Alex optimistis layanan bandara bisa dibenahi.

Sampai saat ini baru terminal keberangkatan domestik yang dilengkapi kamera CCTV. (WSI)

Sumber : http://cetak.kompas.com/read/xml/2008/11/01/00241136/bandara.polonia.masih.semrawut

Tuesday, September 18, 2007

HASIL RAPAT PERENCANAAN

Tanggal Rapat 13 September 2007
Deskripsi

  1. Perencanaan Program tahun 2008 disesuaikan dengan menu perencanaan yang diberi oleh Ditjen PP & PL Depkes RI.
  2. Pagu untuk KKP Medan tahun 2008 sesuai dengan realisasi pagu tahun 2006.
  3. Pembagian pagu untuk masing – masing seksi dibagi secara proporsional.
  4. Pagu tersebut digunakan untuk belanja pegawai, belanja barang dan belanja modal.
  5. Untuk seksi PRL dan UKP wajib membuat laporan penggunaan bahan yang dipakai dan sisa pemakaian tinggal berapa lagi, sehingga tahu untuk merencanakan keperluan bahan tahun 2008.
  6. Revisi anggaran untuk semua seksi paling lambat diserahkan hari Jumat tanggal 21 September 2007 pukul 10.00 WIB kepada Tim Perencanaan.

Hal – hal yang berkembang

  1. Mobil ambulance yang diberikan Ditjen PP & PL adalah merupakan mobil Evakuasi dan yang bertanggung jawab atas kelengkapan peraalatannya adalah seksi Karantina & SE.
  2. Kepala Kantor akan meninjau masing – masing seksi untuk menanyakan apa rencana masing – masing seksi untuk kemajuan seksinya khususnya dan KKP umumnya, dari tanggal 18 s/d 21 September 2007.
  3. Membentuk Tim Blogspot dengan susunan sbb:
    Seksi UKP : Afrida dan Sriwahyuni, Skep
    Seksi PRL : Masdiana dan Masdar Ginting, SKM
    Seksi Karse : Rizal Mayridian dan Ika Arita
    Tata Usaha : Lisdawati, ST dan Bambang Supriadi



Pimpinan Rapat Notulis

Kepala Kantor Lisdawati, ST

Tuesday, September 11, 2007

Undangan rapat Perencanaan

Kepada Seluruh kepala seksi untuk dapat mempersiapkan diri menghadiri rapat Perencanaan anggaran Tahun 2008. Perlu kami sampaikan bahwa dalam rapat tersebut akan dilakukan pembagian pagu secara proporsional untuk masing - masing seksi dan subbag.
Rapat akan dilaksanakan pada :

Hari/Tanggal : Kamis, 13 September 2007
Pukul : 10.00 - selesai
Tempat : Ruang rapat Kepala Kantor

demikianlah kami sampaikan.


Tertanda
Kasubbag TU

Notulen Rapat Bulanan September 2007

Pada Tanggal 04 September 2007 telah dilaksanakan Rapat bulanan kesembilan dalam tahun anggaran 2007. Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Kepala KKP Kelas II Medan Dr. H. Syahril Aritonang, MHA dan dihadiri oleh seluruh Kasi, Kasubbag dan seluruh Koordinator Wilayah Kerja (WILKER) serta seluruh Pegawai KKP Kelas II Medan.
Berikut ini adalah deskripsi Hasil Rapat :

  1. Pesan Pak Ditjen PP & PL ( Dr. I Nyoman Kandun, MPH ), kita harus tetap bekerja sesuai TUPOKSI dengan sebaik - baiknya, walupun revisi DIPA belum tahu turunnya ke Satker.
  2. Diharapkan kepada panitia barang & jasa untuk menyegerakan pengadaan barang & jasa sebelum bulan Desember 2007.
  3. Pelatihan petugas TKHI tujuannya untuk :
    * Perubahan dan Peningkatan Pengetahuan ( Knowledge )
    * Perubahan dan Peningkatan Sopan santu ( Attitude )
    * Perubahan dan Peningkatan Ketrampilan dan Kegesitan ( Psikomotor )
    Pelatihan harus benar benar dilaksanakan dengan baik, dan yang tidak lulus harus mengembalikan uang pelatihan sebesar 4 ( empat ) kali lebih besar dari biaya pelatihan
  4. Kepala kantor akan menegakkan disiplin dan menilai kinerja seluruh pegawai KKP Medan ( membuang sikap tidak tega menjadi sikap tega kepada seluruh staf ) untuk
    meningkatkan kualitas Kantor Kesehatan Pelabuhan Medan.
  5. Membuat daftar jaga untuk petugas Polyklinik dan operator telepon ( untuk dilaksanakan oleh Kasie. UKP dan Kasubbag TU )
  6. Menentukan 2 orang setiap seksi untuk dapat meng-upload berita di Blogspot KKP Medan. ( diadakan rapat seluruh Kasie, dan menetapkan tugas operator Blogspot )
  7. Menentukan 2 orang setiap seksi untuk dapat meng-upload berita di Blogspot KKP Medan. ( diadakan rapat seluruh Kasie, dan menetapkan tugas operator Blogspot )
  8. Hal -hal yang berkembang
  • Memakai segaram lengkap untuk seluruh pegawai KKP Medan.
  • Tidak mengaktifkan Handphone atau dibuat silent sewaktu diruangan rapat.
  • Untuk membuat tim pembuat Buletin Tahun 2008. ( diharapkan untuk memasukkan anggaran operasionalnya di RKA-KL tahun 2008 )
  • Menerapkan rajin membaca untuk menambah ilmu dan pengetahuan untuk seluruh staf KKP Medan.

Tuesday, May 15, 2007

SUB BAGIAN TATA USAHA

Kepala

Drs. Eddyzar Syah

Staf Kantor Induk
  1. Dra. Fatimah
  2. Tansir Chair Situmorang
  3. Asyurani
  4. Maisyarah
  5. Rusydah
  6. Mansur Siregar
  7. Hotman Siahaan, S.Sos
  8. Herman Tambunan
  9. Martha Tarigan
  10. Salmiyah
  11. Sihol Tumangger
  12. Ponidi
  13. Paimin
  14. Riswal

Staf Wilker :

  1. Suroso ( Polonia )
  2. S. Kirwan ( Polonia )
  3. Chaidir Munthe ( Sibolga )
  4. Erwan ( Pangkalan Susu )
  5. Hasanul Arifin Hutasuhut ( Tanjung Balai Asahan )

Foto Kantor

Foto Kantor

MANTAN-MANTAN KEPALA KKP MEDAN